Sebenarnya cerita Kisah Nabi SAM'UN AS ( SAMSON ) dan LAILATUL QADAR dimulai dari perlakuan kejadian yang dialami oleh seseorang yang memang menyaksikan dan melihat sendiri. Dan lama kelamaan kejadian ini menyebar secara cepat dari mulut kemulut dan akhirnya bisa sampai pada semua orang untuk mengetahuinya. Dan terlepas dari itu semua kharismatik dari tokoh dalam cerita ini memang tidak diragukan lagi. Kemasyuranya dalam dunia spiritual dan intelektual memang mempuni.Sehingga sangat patut jika beliau mendapat gelar dan julukan yang tinggi.
Dan setiap daerah pasti punya cerita yang mungkin hampir mirip dengan cerita Kisah Nabi SAM'UN AS ( SAMSON ) dan LAILATUL QADAR ini, namun dari kemiripan ini pasti ada segi yang dapat kita renungkan bersama-sama.Ceritanya sampai sepanjang masa masih dikenang oleh masyarakat sekitar nya dan bahkan jika tiap penduduk sekitar suruh untuk menceritakanya.Maka dengan lancar dan mudah mereka akan menceritakan kejadian tersebut.Namun apakah kisah ini memang seperti ini adanya atau terlalu dibuat-buat kembali lagi pada kenyakinan kita masing -masing.
Dan untuk mengetahui cerita yang lebuh detailnya ada baiknya kita langsung saja baca ulasan berikut ini , semoga dengan ini kita diberikan kemudahan dalam memangaminya.Selamat membaca kisah selangkapnya dibawah ini
Taukah siapa itu Nabi SAM'UN?
Dalam bahasa Ibrani dikenal dengan SAMSON & DELILAH.
Dalam Islam, dia merupakan salah satu Nabi yang dihidup dimasa Nabi Musa A.S dengan nama Nabi SAM'UN A.S.
Nabi SAM'UN A.S dengan izin Allah SWT dikenal memiliki tubuh yang kekar dan sangat kuat, hingga bisa merobohkan istana yang kekar sekalipun saat itu.
Suatu ketika dalam hidupnya dia bernazar kepada Allah SWT bahwa ingin hidup mengabdi kepada Allah SWT dengan tidak keluar dari tempat ia berdiam diri. Dia membangun semacam tenda dimana dia tetap berdiam diri dan beribadah kepada Allah SWT tanpa keluar dari tempat tsb. Saking sayangnya Allah SWT, akhirnya Allah menumbuhkan pohon anggur dan pohon tersebut berbuah ketika Nabi SAM'UN A.S merasa lapar. Nabi SAM'UN A.S tak pernah mengatakan bahwa dirinya lapar atau haus, dia hanya fokus beribadah kepada Allah SWT.
Ketika dia lapar, maka yang menyuapi buah anggur tersebut adalah malaikat. SUBHANALLAH.
Suatu ketika seorang Raja yang zalim dinegri tersebut berkeinginan memburu Nabi SAM'UN A.S dan membujuk istri Nabi SAM'UN untuk membocorkan kelemahan sang Nabi. walhasil, sang nabi bercerita bahwa kelemahannya adalah pada rambutnya yang panjang. Bila dipotong, maka dia akan menjadi lemah.
Maka suatu ketika, saat Nabi Sam'un tengah tidur, diguntinglah rambut sang Nabi dan setelah itu beliau menjadi lemah. saat itulah Nabi Sam'un ditangkap dan dibawa menghadap Raja dan Raja memerintahkan untuk membutakan mata Nabi Sam'un.
Nabi Sam'un A.S kemudian berdoa kepada Allah SWT agar dipanjangkan umurnya dan dipanjangkan kembali rambutnya untuk dapat menenggelamkan istana Raja beserta seluruh rakyat dan istrinya yang telah berlaku zalim dan juga dirinya siap untuk mati bersama Raja zalim tersebut.
Dan saat rambutnya telah panjang, hal tersebutpun dilakukan dan beliau meninggal bersama rakyat yang zalim, Raja beserta istananya hancur lebur.
Mau tau berapa lama beliau beribadah kepada Allah SWT?beliau beribadah kepada Allah SWT selama Seribu bulan.
Janji Allah SWT tentang LAILATUL QADAR adalah sebuah malam bagi kaum Muslim dibulan Ramadhan dengan kebaikan yang telah dilakukan oleh Nabi SAM'UN A.S ditambah lagi dengan seluruh kebaikan yang pernah ada.
Maka kita sebagai kaum Muslim, bersungguh-sungguhlah dalam beribadah kepada Allah SWT terutama dibulan Ramadhan ini, semoga insya Allah kita dapat menggapai malam tersebut.
semakin akhir Ramadhan memang semakin banyak tantangan duniawi, namun manakah yang akan kita dahulukan bila mengingat kisah ini.
Semoga Allah SWT dapat memberikan ampunan kepada umatnya yang mendapatkan LAILATUL QADAR ini.
* Kisah ini diceritakan oleh Habib Zainal Abidin Asegaff semalam (08 JULI 2014) di Masjid Arrahmah-Pondok Gede, Kota Bekasi Jawa Barat. Silahkan dikoreksi bila ada yang kurnag tepat.
selengkapnya silahkan bertanya kepada Mursyid anda masing2.
atau bisa searching di google sebagai referensi.
Wallahu a'lam bishowab.
0 comments:
Post a Comment